Robohnya Akhlak

Hs, anak 15 tahun memperkosa mantan pacarnya An ( 14 ). Hal tersebut dilakukannya ketika ia hendak mengantar korban pulang ke rumah. Saat melintas di kawasan rel kereta api Tanjung priok, pelaku langsung memukul dan memperkosa korban sesuai rencana yang diaturnya.

Kurang lebih seperti itulah lead berita yang dimuat Koran Kompas pada rubrik kriminal beberapa waktu yang lalu. Hal ini membuat saya terkejut dan menarik nafas sedalam –dalamnya. Tentu bukan karna kejadiannya sebab berita kriminal seperti pemerkosaan, pelecehan, perampokan,dan pembunuhan bukan termasuk hal baru lagi di negeri ini. Bahkan setiap hari kita bisa menonton tayangan kriminal yang selalu up to date dari pagi hingga malam hari.

Yang membuat saya terdiam adalah karna yang melakukan pemerkosaan adalah anak SMP yang biasanya baru mengalami masa akhir baligh. Sejenak saya teringat masa – masa dimana saya masih seumuran dengan pelaku. Saat itu saya sudah keringat dingin apabila ada teman wanita yang duduk menghampiri saya. “YA ALLAH, begini parah kah bangsaku saat ini”. Gundah dalam hati sambil mengeleng –gelengkan kepala. Apa hal seperti ini sudah tidak aneh lagi? Atau karena saya saja yang baru tau kalu sekarang anak SMP melakukan pemerkosaan adalah hal yang biasa. Lalu, apa penyebabnya? Siapa yang salah? Mengapa hal seperti ini bisa terjadi? Tentu tidak ada pihak yang salah karena orang – orang yang ‘menentang zaman’ dikatakan oleh mereka orang – orang yang ‘munafik’. Oleh karena itu anak – anak bangsa tidak mau disebut ‘munafik’ dan makanya mengikuti pola pikir trendy yang katanya gokil. Bagaimana ya kalau besok ada lagi anak SD yang melakukan pemerkosaan!! (leo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: