ASMA MEMBAWA BERKAH

Oleh : Leo

Foto : Leo

Sejarah tembakau

Tembako berasal dari India. Pada saat Columbus bertemu orang – orang dari Indian ia dikenalkan dengan tembakau dan kemudian dikenalkannya pada bangsa Eropa. Di Indonesia, tembakau masuk lewat pulau Banten lewat orang Belanda. Karena banyak diminati oleh orang banyak, maka diperjual belikan.

Pencipta rokok kretek

Dalam sejarah, hanya ada 3 jenis rokok hingga saat ini yaitu ; cerutu, rokok putih dan kretek. Jamhari, warga Kudus diyakini sebagai peencipta rokok kretek dan mempopulerkannya pada tahun 1880-an. Sebenarnya ia memiliki penyakit asma. Karna memang hobinya sebagai perokok berat ia pun mencampurkan tembakau dengan cengkeh. Alhasil, campurannya dapat mencegah asma yang dideritanya dengan tetap menyandang status sebagai perokok. Campurannya inilah yang saat ini kita sebut sebagai rorok kretek.

Rokok kretek sempat tidak diterima masuk Negara AS karena diduga mengandung Maryuana dengan bau yang berbeda. Setelah diketahui bahwa kretek adalah campuran tembakau dengan cengkeh akhirnya produk Indonesia tersebut berhasil menembus pasar dunia hingga saat ini.

Bal Tiga

Nama Nitisemito merupakan Raja Kretek yang menjadi legenda industri rokok di Indonesia. Ia yang pertama kali menjual rokok kretek dalam kemasan dan diberi merek nama perusahaannya ‘NV Bal Tiga Nitisemito’. Waktu itu produk yang dijual dengan merek sudah terbilang sukses dalam berbisnis, karena Bal Tiga adalah merek satu-satunya pada saat itu dan Nitisemito menjadi raja kretek di Kudus. Hartanya yang berlimpah menimbulkan keinginan untuk menjadikan uang logam pada saat itu sebagai lantai rumahnya. Karena merasa tersinggung, pihak VOC tidak memberi izin dengan alasaan pada uang logam terdapat gambar ratu Inggris.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: