JALUR BUSWAY “HARAM”, JALUR TAMAN PUN “DIHALALKAN”.


Oleh : Yohanes lesmana

Program Pemda Jaya untuk menggalakan trasnsportasi bebas hambatan atau busway menuai berbagai polemik dan perlu pembentukan kebiasaan masyarakat dalam membantu pelaksanaanya. Seminggu belakangan ini petugas bahu membahu membantu pemerintah untuk mensterilkan jalur busway. Penindakan tegas diambil petugas tanpa pandang bulu. Jangankan warga sipil, Aparat militer pun tak diberikan ampun jika berani masuk ke dalam jalur steril ini.

Namun, program penyeterilan jalur busway ini malah menimbulkan masalah baru, khususnya di jalan Daan Mogot, jalur Jembatan Gantung hingga Cengkareng, Jakarta Barat. Pengendara sepeda motor beramai-ramai memasuki jalur taman agar lebih cepat sampai tujuan. Pengendara mulai terlihat memasuki jalur taman yang dikhususkan untuk pejalan kaki ini dari selepas Jembatan Gantung dan terus melaju hingga lampu merah Cengkareng.

Jalur ini dipilih pengendara karena mereka mengaku tidak sabar dan stress dalam kepadatan lalu lintas yang dihadapinya. Mereka memilih jalur taman lantaran jalur busway sebelah kanan dijaga puluhan petugas berseragam dan siap menindak pelanggar yang masuk kesana.

“Ya, saya memilih jalur yang lebih cepat dan kosong saja. Toh jalur taman cukup aman, cepat dan tidak membahayakan bagi saya” ujar Syamsudin, salah satu pengendara motor. “memang salah si, tapi ya mau bagaimana lagi, yang penting cepat sampai tujuan” tambahnya. Pengendara yang melintasi jalur taman dan pejalan kaki ini jelas menambah masalah baru. Pasalnya, rumput sepanjang jalan mati lantaran terlindas roda sepeda motor. Ditambah puluhan batu pembatas jalan yang rusak lantaran terlindas roda. (YL)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: